![]() |
| ilustrasi |
Selain orang dewasa gorengan juga diminati oleh
anak kecil karena rasanya yang manis (seperti pisang goreng, nangka goreng dan
tape goreng) ataupun gurih (seperti bakwan, mendoan dan singkong). Kadar kalori
yang tinggi menjadikan jenis makanan ini tak boleh sering dimakan pada anak
kita yang masih kecil. Bila tidak, dampaknya tubuh beresiko jadi gemuk atau
tambah gemuk.
Satu penelitian di suatu sekolah di havard terkait
masalah makanan ini melibatkan sejumlah anak kecil denga umur antara 9 hingga
14 tahun. Penelitian ini meneliti kebiasaan anak dalam hal makan bisa di rumah
atau luar. Penelitian menghasilkan data bahwa anak yang seringnya makan
gorengan memiliki masa badan lebih besar bila dibanding anak yang jarang makan
gorengan atau sedikit porsi makan gorengannya.
Ternyata minyak goreng dapat menambah jumlah
kalori dan lemak jenuh dalam tubuh si anak. Minyak jenuh bisa saja terbentuk
sebagai akibat dari proses pemanasan hingga di atas 100 derajat celsius.
Sebenarnya bukan hanya pada anak, atapi efeknya bisa pada siapa saja termasuk
orang dewasa dan orang tua.
Sehingga agar badan tak tambah gemuk hendaklah
kurangi makan gorengan terutama yang kandungan lemaknya sangat banyak. Atau
dengan lebih mengutamakan makan sayuran serta buah buahan yang segar. Menjaga
kesehatan bisa jadi lebih murah daripada mengobati bila sudah terjadi sakit. Silahkan baca juga tanaman apotek hidup.
blog lainnya :




